Setelah Firmino dan Mane Pergi, Akankah Mohamed Salah Bertahan di Liverpool

Trio Liverpool ikonik, Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino.
Sumber :
  • Ist

Liverpool, Mindset – Liverpool kini berada dalam periode transisi, setelah kepergian Roberto Firmino dan Sadio Mane yang mengakhiri era gemilang trio penyerang ikonik mereka bersama Mohamed Salah. Momen ini tidak hanya membuat Salah mengingat kenangan indah, tetapi juga menyadarkan pemain asal Mesir itu bahwa perjalanan sepak bolanya di Liverpool akan berakhir suatu hari nanti.

img_title Transfer Jumbo! Liverpool Kunci Kedatangan Bradley Barcola dari PSG

Namun, dengan kontraknya yang tersisa hingga akhir musim ini, pertanyaan besar pun muncul.

Apakah Salah akan memperpanjang masa baktinya di Anfield? Ataukah memilih untuk mencari tantangan baru?

img_title Liverpool Tanpa Shot on Target, PSG Menang Meyakinkan

Kenangan Indah Bersama Trio Ikonik Liverpool 

Kombinasi Salah, Firmino, dan Mane telah mencetak 338 gol dalam lima musim sejak 2017 dan memberikan Liverpool berbagai trofi bergengsi. Termasuk Liga Champions dan Liga Inggris.

img_title Tottenham Resmi Tunjuk Roberto De Zerbi, Penunjukan Picu Penolakan dari Suporter Spurs

Masing-masing dari mereka memiliki kekuatan unik, tetapi sebagai satu unit, mereka mendominasi Eropa dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan bagi fans Liverpool. 

Eks bomber Liverpool, Roberto Firmono.

Photo :
  • Ist

Melansir Liverpool, dalam wawancara Andrew Robertson dan Alisson, Salah mencurahkan isi hatinya tentang arti momen kebersamaan dengan Firmino dan Mane. serta perasaan kehilangan saat mereka pergi.

"Saat Bobby pergi, kamu sadar bahwa setiap orang akan pergi suatu hari nanti," ujar Salah. Ia menyadari pentingnya menghargai setiap momen bersama rekan-rekan timnya di tengah tekanan kompetisi sepak bola modern.

Liverpool di Tengah Masa Transisi 

Sejak kepergian dua rekan setimnya tersebut, Salah menjadi sosok senior yang memimpin lini serang Liverpool. 

Di Liverpool Salah kini bersama pemain-pemain baru seperti Darwin Nunez dan Cody Gakpo.

Di musim ini, Liverpool tampil impresif dan memimpin klasemen Liga Inggris serta mencatat hasil sempurna di Liga Champions.

Salah pun tetap menjadi mesin gol andalan, menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Namun, apakah keberhasilan sementara Liverpool cukup untuk meyakinkan Salah bertahan?

Debut perdana Sadio Mane saat Al Nassr vs Zamalek.

Photo :
  • Twitter - Al Nassr

Keputusannya bisa dipengaruhi oleh ambisi tim untuk terus berkompetisi di level tertinggi. 

Salah mengungkapkan bahwa ia tidak ingin Liverpool dianggap sebagai "kuda hitam" dan bertekad untuk memenangkan setiap trofi yang tersedia musim ini.

Halaman Selanjutnya
img_title