Rekan Messi Pensiun dari Timnas Argentina Pasca Gagal Juara Piala Dunia 2026
- https://media.gettyimages.com/id/226874
Sepak Bola, VIVA Mindset –Kekecewaan menyelimuti Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara dunia yang diraih di Qatar 2022.
Dampaknya langsung terasa. Salah satu rekan Lionel Messi yakni Nicolas Otomendi memilih mengakhiri karir internasionalnya bersama Argentina setelah turnamen ini. Keputusan itu menutup babak panjang era keemasan Argentina bersama generasi Messi.
Melansir dari tvonenews.com, Argentina gagal menjadi juara Piala Dunia 2026, datang dengan status juara bertahan, ekspektasi kepada Argentina sangat tinggi. Skuad asuhan Lionel Scaloni membawa komposisi pemain yang hampir sama dengan 2022, ditambah beberapa darah muda.
Namun perjalanan di 2026 tidak semulus 4 tahun lalu. Argentina harus mengakui keunggulan lawan di fase krusial dan gagal melaju lebih jauh. Hasil ini menjadi pukulan telak, terutama bagi para pemain senior yang menargetkan 2 gelar beruntun.
Kekalahan di Piala Dunia 2026 ini memicu evaluasi besar di tubuh AFA. Tekanan juga datang dari publik yang berharap Messi dan kawan-kawan bisa mengulang sejarah.
Nicolas Otomendi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina usai gagal di Piala Dunia 2026, keputusan pensiun bukan diambil secara mendadak. Usia yang sudah tidak muda dan hasil negatif di Piala Dunia menjadi pertimbangan utama.
Selama membela Albiceleste, pemain ini sudah merasakan suka duka. Dari gagal di final 2014, juara Copa America 2021, hingga puncak karir menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Messi.
"Ini waktunya memberi tempat untuk generasi baru," demikian pernyataan yang dikutip dari tvonenews.com.
Pensiunnya sang pemain menandai berakhirnya satu era. Argentina kini kehilangan sosok berpengalaman yang selama ini jadi penyeimbang di ruang ganti dan lapangan.
Dengan mundurnya pemain senior, Argentina resmi memasuki fase transisi, tugas pelatih kini semakin berat. Selain mencari pengganti di posisi yang ditinggalkan, Scaloni juga harus membangun kembali chemistry tim dengan pemain-pemain muda.
Beberapa nama muda sudah mulai dipromosikan ke tim senior. Mereka diharapkan bisa menjaga tradisi juara dan mengangkat kembali mentalitas pemenang Argentina.
Meski kehilangan pilar, fondasi yang dibangun sejak 2021-2022 tetap ada. Pengalaman menjuarai Copa America dan Piala Dunia jadi pelajaran berharga untuk skuad baru.