Mbappe Kritik Timnas Prancis Usai Kalah Dari Spanyol

Para pemain Timnas Prancis berjalan tertunduk usai takluk dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • https://www.gettyimages.fi/detail/uutiskuva/kylian-mbappe-of-france-and-teammates-react-after-the-0-2-uutiskuva/2286112988

Sepak Bola, VIVA Mindset –Timnas Prancis kembali menelan hasil pahit di level internasional. Les Bleus harus takluk dari Spanyol pada laga semifinal Piala Dunia 2026. Kekalahan ini memicu kekecewaan besar dari para pemain, terutama kapten tim Kylian Mbappe, dikutip dari tvonenews.com.

img_title Tuchel Santai Usai Kane Gagal Penalti di Wembley: “Ya Sudahlah”

Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut, Spanyol tampil lebih dominan dan efektif. Sementara Prancis gagal menunjukkan performa terbaiknya di lini depan maupun belakang.

Dilansir dari tvonenews.com, Kylian Mbappe tidak menyembunyikan kekecewaannya usai pertandingan. Ia secara terbuka mengkritik penampilan buruk Timnas Prancis sepanjang 90 menit.

img_title Lautaro Martinez Cetak Brace, Inter Milan Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Tahan Imbang AS Roma 2-2

Menurut Mbappe, timnya kurang agresif dan banyak melakukan kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari di level semifinal Piala Dunia.

"Kami tidak bermain seperti yang kami inginkan. Kami membuat terlalu banyak kesalahan dan tidak cukup berbahaya di depan gawang", dikutip dari tvonenews.com.

img_title Raphinha Hattrick! Barcelona Tundukkan Sevilla dan Jaga Rekor Sempurna

Mbappe juga menyoroti masalah transisi dan komunikasi antar lini. Ia menilai Spanyol lebih siap secara taktik dan mental menghadapi laga besar.

Dilansir dari tvonenews.com, Spanyol berhasil mengalahkan Prancis dengan skor meyakinkan di babak semifinal Piala Dunia 2026.

Lini tengah Spanyol menguasai jalannya pertandingan. Umpan-umpan pendek dan pergerakan tanpa bola membuat pertahanan Prancis kewalahan.

Sementara itu Prancis kesulitan membangun serangan. Mbappe yang menjadi tumpuan utama hanya mendapat sedikit suplai bola. Beberapa peluang yang tercipta juga gagal dimaksimalkan.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Prancis mempertahankan gelar juara dunia. Padahal sebelumnya Les Bleus diunggulkan lolos ke final karena materi pemain yang dimiliki.

Dilansir dari tvonenews.com, hasil ini memaksa Timnas Prancis melakukan evaluasi besar. Mbappe menyebut kekalahan ini harus menjadi pelajaran agar tim tidak mengulang kesalahan yang sama di masa depan.

"Kami harus jujur pada diri sendiri. Ini bukan level kami. Kami harus bekerja lebih keras jika ingin bersaing di level tertinggi", dikutip dari tvonenews.com.

Pelatih Prancis juga mendapat tekanan setelah hasil buruk ini. Banyak pihak menilai strategi dan pemilihan pemain menjadi salah satu faktor kekalahan.

Di sisi lain, kemenangan Spanyol mengantarkan mereka ke babak final Piala Dunia 2026. La Furia Roja kini menjadi salah satu kandidat kuat juara setelah menampilkan permainan kolektif yang solid.

Kekalahan dari Spanyol membuat posisi Prancis harus kembali membangun dari awal. Dengan komposisi pemain muda dan senior, Mbappe berharap tim bisa segera bangkit.

Dilansir dari tvonenews.com, Mbappe menegaskan dirinya tetap berkomitmen membela negaranya. Ia juga mengajak rekan setim untuk tidak menyalahkan satu sama lain dan fokus pada perbaikan.

"Kami kalah sebagai tim dan kami akan bangkit sebagai tim. Piala Dunia belum selesai untuk kami, masih ada perebutan tempat ketiga", dikutip dari tvonenews.com.

Para suporter Prancis kini menanti respons tim di laga selanjutnya. Tekanan besar ada di pundak Mbappe sebagai kapten untuk memimpin kebangkitan Les Bleus.

Kritik Mbappe menjadi cerminan kekecewaan mendalam atas performa Timnas Prancis. Kekalahan dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 menjadi alarm bahwa dominasi Prancis di sepak bola dunia tidak bisa dianggap remeh.

Kini semua mata tertuju pada langkah selanjutnya. Apakah Prancis mampu bangkit dan menutup turnamen dengan hasil positif, atau justru semakin terpuruk.