Hanya Bertahan 44 Hari, Tottenham Resmi Berpisah dengan Igor Tudor
- https://www.tottenhamhotspur.com/news/2026/march/club-statement-igor-tudor/
Sepak Bola, VIVA Mindset –Tottenham Hotspur resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Igor Tudor setelah hasil buruk di Premier League.
Keputusan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi klub pada Minggu, 29 Maret 2026.
Dalam pernyataan klub, Tottenham menyebut keputusan diambil berdasarkan kesepakatan bersama setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.
Klub juga mengonfirmasi staf pelatih Tomislav Rogic dan Riccardo Ragnacci turut meninggalkan jabatan mereka.
Situasi ini menjadi sorotan dalam perkembangan sepak bola Inggris musim ini.
Igor Tudor Dipecat Usai Tujuh Pertandingan di Tottenham
Dilansir dari laporan BBC Sport dan ESPN, Igor Tudor hanya memimpin Tottenham dalam tujuh pertandingan.
Pelatih Tottenham asal Kroasia itu mencatat satu kemenangan, satu imbang, dan lima kekalahan di Premier League.
Hasil buruk tersebut membuat Tottenham krisis.
Saat keputusan diambil, Tottenham Hotspur berada di posisi ke-17 klasemen Premier League dan hanya unggul satu poin dari zona degradasi.
Kondisi ini memperbesar tekanan dalam persaingan sepak bola Inggris.
Kekalahan di Premier League Jadi Titik Balik Tottenham
Kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest menjadi salah satu faktor utama keputusan manajemen.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Tottenham dan meningkatkan spekulasi Tudor dipecat.
Performa tidak stabil membuat Tottenham kesulitan menjauh dari zona bahaya.
Dalam beberapa laga terakhir, Tottenham mengalami krisis kemenangan dan gagal memperbaiki posisi di klasemen Premier League.
Timeline 44 Hari Igor Tudor di Tottenham Hotspur
Igor Tudor ditunjuk sebagai pelatih Tottenham Hotspur pada pertengahan Februari 2026 sebagai solusi cepat di tengah ancaman degradasi.
Namun, awal kepemimpinannya berjalan buruk setelah Tottenham menelan empat kekalahan beruntun saat menghadapi Arsenal, Fulham, Crystal Palace, dan Nottingham Forest.
Tottenham juga kalah 2-5 dari Atlético Madrid di Liga Champions, memperpanjang tren negatif tim.
Dalam periode tersebut, Spurs gagal meraih kemenangan dan terus terpuruk.
Pertandingan terakhir Tudor terjadi saat Tottenham kembali kalah 0-3 dari Nottingham Forest.
Setelah laga itu, kedua pihak sepakat mengakhiri kerja sama setelah total 44 hari masa jabatan.
Tottenham Cari Pelatih Baru Usai Tudor Tinggalkan Spurs
Setelah Tudor tinggalkan Spurs, Tottenham langsung mencari pelatih baru untuk menyelamatkan musim.
Laporan ESPN menyebut perubahan ini menjadi bagian dari krisis Tottenham dalam beberapa musim terakhir.
Media Inggris seperti The Independent menyebut enam kandidat pelatih Tottenham, yakni Roberto De Zerbi, Sean Dyche, Mauricio Pochettino, Adi Hütter, Ryan Mason, dan Harry Redknapp.
Menurut laporan Sky Sports News di akun X mereka, Tottenham Hotspur telah mencapai kesepakatan awal dengan Roberto De Zerbi untuk menjadi pelatih baru.
Spurs menawarkan kontrak jangka panjang lima tahun dan berharap perubahan ini mampu menstabilkan tim di Premier League.
Tottenham kini berharap pergantian pelatih dapat membawa perubahan cepat agar tim mampu memperbaiki posisi di klasemen sebelum musim berakhir.