Heboh “Passportgate”! Status Dean James Picu Polemik di Eredivisie
- https://x.com/TimnasXtra/status/2030679138340941984?s=20
Belanda, VIVA Mindset –Kontroversi besar tengah mengguncang kompetisi Eredivisie Belanda setelah status pemain Timnas Indonesia, Dean James, dipersoalkan dan memicu penyelidikan lebih luas oleh otoritas sepak bola setempat.
Dilansir dari BN De Stem, polemik ini mencuat usai pertandingan antara NAC Breda dan Go Ahead Eagles yang berakhir dengan skor telak 6-0. Pihak NAC kemudian mengajukan protes resmi terkait keabsahan status Dean James yang tampil dalam laga tersebut.
Awal Polemik: Protes Resmi NAC Breda
Kontroversi bermula ketika NAC Breda meragukan status administratif Dean James setelah pemain tersebut menjalani naturalisasi menjadi warga negara Indonesia.
Dilansir dari laporan media Belanda, NAC menilai James tidak memenuhi syarat untuk bermain di Eredivisie karena diduga telah kehilangan kewarganegaraan Belanda.
Dalam pernyataan resminya, NAC menegaskan bahwa mereka mempertanyakan legalitas pemain tersebut.
“Seorang pemain… tidak diizinkan bekerja di Belanda dan tidak memenuhi syarat bermain,” tulis pernyataan NAC Breda.
Protes ini bahkan disertai permintaan agar pertandingan yang mereka kalah 0-6 diulang.
Respons Go Ahead Eagles: Tetap Tenang
Di sisi lain, Go Ahead Eagles merespons polemik ini dengan sikap tegas.
Dilansir dari VoetbalPrimeur, direktur klub Jan Willem van Dop menyatakan bahwa pihaknya yakin Dean James masih memenuhi syarat untuk bermain.
“Kami yakin dia masih punya paspor Belanda. Bahkan dia masih bepergian menggunakan paspor itu,” ujar Van Dop.
Van Drop juga menegaskan bahwa pemain tersebut tetap akan dimainkan dalam pertandingan berikutnya, menunjukkan keyakinan klub terhadap status legal sang pemain.
Masalah Utama: Status Kewarganegaraan dan Izin Kerja
Polemik ini berakar pada aturan hukum di Belanda yang menyatakan bahwa seseorang bisa kehilangan kewarganegaraan ketika mengambil kewarganegaraan lain.
Dilansir dari laporan hukum olahraga, Dean James yang resmi menjadi warga negara Indonesia pada 2025 berpotensi kehilangan status sebagai warga negara Belanda.
Jika hal tersebut benar, maka ia otomatis dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa dan wajib memiliki izin kerja khusus.
Tanpa dokumen tersebut, pemain dinilai tidak memenuhi syarat untuk tampil di kompetisi resmi.
Melebar ke Klub Lain, Investigasi Diperluas
Kasus ini ternyata tidak hanya berhenti pada Dean James.
Dilansir dari VoetbalPrimeur, protes yang diajukan NAC Breda memicu pemeriksaan lebih luas terhadap pemain lain dengan situasi serupa.
Beberapa klub Eredivisie disebut memiliki pemain naturalisasi yang berpotensi menghadapi persoalan administratif yang sama.
Nama-nama seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Maarten Paes ikut menjadi perhatian, meski dalam kasus tertentu seperti Ajax, seluruh prosedur disebut telah dipenuhi dengan benar.
Hal ini membuat isu “passportgate” berkembang menjadi persoalan sistemik, bukan hanya kasus individual.
Eredivisie di Bawah Sorotan
Kontroversi ini kini menempatkan Eredivisie dalam tekanan besar, terutama terkait transparansi dan konsistensi regulasi.
Jika terbukti terjadi pelanggaran, bukan tidak mungkin hasil pertandingan bisa diubah atau bahkan diulang.
Lebih jauh, kasus ini juga berpotensi menjadi preseden penting bagi regulasi pemain internasional di Eropa, khususnya terkait pemain naturalisasi.
Menunggu Keputusan KNVB
Hingga saat ini, federasi sepak bola Belanda (KNVB) masih melakukan peninjauan terhadap kasus tersebut.
Dalam pernyataannya, KNVB menyebut bahwa kasus ini memiliki banyak dimensi dan membutuhkan waktu untuk dianalisis secara menyeluruh.
Keputusan akhir nantinya akan sangat menentukan, tidak hanya bagi Dean James, tetapi juga bagi klub-klub lain yang terlibat dalam situasi serupa.
Dampak ke Timnas Indonesia
Di tengah polemik ini, nama Dean James sebagai pemain Timnas Indonesia ikut menjadi sorotan internasional.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi federasi dan pemain terkait pentingnya kepatuhan terhadap regulasi internasional, khususnya dalam proses naturalisasi dan administrasi pemain di level klub.
Kontroversi “passportgate” pun diperkirakan masih akan terus berkembang dalam beberapa waktu ke depan.