Kemenag Dorong Penguatan Program Pertukaran Pelajar dengan Korea Selatan

Kunjungan delegasi Parlemen Republik Korea
Sumber :
  • Website rm.id

Jakarta, VIVA Mindset – Kunjungan delegasi Parlemen Republik Korea diterima oleh Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis, 22 Januari. Dilansir dari tvonenews.

img_title TNI AL dan TLDM Gelar Latma Malindo Jaya 2026 di Surabaya

Delegasi dipimpin oleh Ketua Parlemen Korea sekaligus Speaker of the National Assembly Republic of Korea ,Woo Won-Shik. Pertemuan tersebut turut dihadiri Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, H.E. Yoon Soongu, sebagai bagian dari penguatan hubungan diplomatik dan kerja sama strategis antara kedua negara.

Dalam pertemuan ini, membahas mengenai penguatan kerja sama bilateral, khususnya di bidang pendidikan, yang meliputi pertukaran pelajar, akademisi, dan imam, serta peningkatan pemahaman lintas budaya dan keagamaan.

img_title TNI AL Gelar Latihan Bersama dengan Pakistan Navy di Laut Jawa

Gugun Gumilar menegaskan bahwa kerja sama pendidikan merupakan pilar penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang Indonesia dan Korea Selatan.

“Kerja sama di bidang pendidikan menjadi instrumen strategis dalam membangun generasi yang berwawasan global, moderat, dan saling menghormati. Program pertukaran pelajar dan imam diharapkan dapat memperkuat pemahaman lintas budaya dan nilai-nilai toleransi,” ujar Gugun.

img_title Kedatangan Tiga Kapal Perang Pakistan di Jakarta Membawa Misi Strategis untuk Diplomasi Maritim

Kementerian Agama RI mendorong kolaborasi yang lebih konkret, termasuk pengembangan program pendidikan keagamaan, pertukaran institusi pendidikan, serta dialog antarbudaya dan antariman.

Sementara itu, Woo Won-Shik menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan dan menegaskan komitmen Parlemen Korea dalam memperkuat kerja sama pendidikan dengan Indonesia.

“Indonesia adalah mitra penting bagi Korea Selatan. Kerja sama pendidikan, termasuk pertukaran generasi muda dan tokoh keagamaan, merupakan fondasi bagi hubungan bilateral yang berkelanjutan dan saling menguntungkan,” katanya.

Pertemuan di Masjid Istiqlal ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama pendidikan Indonesia–Korea Selatan, sekaligus mempererat persahabatan dan diplomasi antar kedua negara.