Penampilan Tanpa Cela Tim Persega U12, Terhenti Dramatis di Babak Final
- Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset
Situbondo, VIVA Mindset –Persega U12 berhasil membuktikan kualitas terbaiknya dikelas pemain sepak bola kelompok umur usia dini. Anak asuh Coach Pelo berhasil meraih podium runner up dalam tournament sepak bola PSSS Youth Festival KU10 & KU12. Sejak babak penyisihan, tim Persega tidak pernah satu kali pun mengalami kekalahan.
Euforia kemenangan jelas tergambar pada seluruh tim Persega U12 saat menerima trophy kemenangan dalam tournament sepak bola PSSS Youth Festival KU10 & KU12. Minggu, 28 September 2025.
Wali pemain dan seluruh pengurus serta Coach Pelo juga ikut meluapkan kegembiran di Gedung Olah Raga (GOR) Muhammad Shaleh, Kota Situbondo.
Penjaga Gawang Persega U12 Tirta, Fanda dan Dastant (Ki-Ka)
- Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset
Luapan kebahagian tercurah karena tim Persega U12 tidak pernah mengalami kekalahan sejak babak penyisihan hingga semi final.
Pada pertandingan pertama, tim Persega U12 berhasil melibas tim Putra Petir Paiton dengan tanpa balasan gol dengan skor 5:0.
Pertandingan kedua, tim Persega U12 bertemu dengan tim Turangga dari Kabupaten Lumajang dan berhasil menang dengan gol Tunggal 1:0.
Juara 1 dan 2 tournament PSSS Youth Festival KU10 & KU12
- Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset
Sedangkan hasil imbang 0:0 didapatkan tim Persega U12 saat bertanding dengan tim asal Kota Situbondo, PGMS.
Dengan mendapatan 2 kali kemenangan dan 1 kali draw dalam babak penyisihan, membuat tim asuhan Coach Pelo melenggang pada babak 8 besar.
Di pertandingan 8 besar, tim Persega U12 kembali bertemu dengan tim PGMS yang menjadi runner grop.
Coach Pelo bersama pemain Persega U12
- Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset
Dalam pertandingan ini nyaris diwarnai kericuhan saat pemain nomer 8 berusaha melakukan provokasi pada penjaga gawang tim Persega U12, Tirta.
Ketegangan sempat terjadi saat seorang pendukung dari PGMS diduga juga melakukan provokasi pada pemain untuk melakukan aksi kekerasan pada tim Persega U12.
Di titik bench kedua official saat provokasi juga dilakukan oleh orang yang tidak dikenal yang berada di bench PGMS pada Coach Pelo dari tim Persega U12.
Pada pertandingan babak 8 besar tersebut, laju perjalanan tim PGMS akhirnya berhasil dihentikan tim Persege U12 dengan skor 2:1.
Memasuki babak 4 besar, tim Persega U12 bertemu dengan tim Ketapang FC namun juga berhasil ditekuk lutut dalam drama adu pinalti.