Masyarakat Padati Monumen Nasional, Presiden Prabowo Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan

Pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026 telah dipadati sejumlah 100.000 orang.
Sumber :
  • https://www.viva.co.id/foto/1918133-100-ribu-orang-bakal-padati-monas-presiden-prabowo-dijadwalkan-hadir-di-zikir-dan-doa-kebangsaan

Jakarta, VIVA Mindset – Pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026 telah dipadati sejumlah 100.000 orang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

img_title Peringatan Kemerdekaan, Berikut Agenda HUT ke-81 RI

Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan zikir dan doa kebangsaan ini dihadiri seratus ribu peserta dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan wilayah lainnya,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya, Brigadir Jenderal Pol Dekananto Eko Purwono dalam keterangan pers yang dikutip dari viva.co.id.

Lebih lanjut, Dekananto menjelaskan bahwa kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan jajaran pejabat pemerintah membuat agenda tersebut memerlukan pengamanan yang ketat dan maksimal.

img_title Bentuk Kabinet Bayangan untuk Kritik Pemerintah, Wakil Presiden Gibran Hormati Kebebasan Berekspresi Warga Negara

“Yang perlu kita garis bawahi bersama bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia beserta pejabat negara dan undangan VIP,” kata Dekananto.

Menurut Dekananto, seluruh personel telah melakukan persiapan untuk mengamankan acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang dimulai pukul 17.00 WIB.

img_title Pemenuhan Guru Nasional, Kemendikdasmen Siapkan Desain Tata Kelola Berkelanjutan

Dekananto mengingatkan seluruh personel untuk tidak menganggap agenda ini sebagai tugas rutin biasa.

"Saya ulangi bahwa kegiatan hari ini akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia dan juga pejabat negara serta undangan VIP lainnya. Untuk itu saya mengingatkan kembali bahwa ini adalah agenda nasional, sehingga tidak boleh dianggap kegiatan yang normatif atau kegiatan yang biasa-biasa saja," pungkas Dekananto.

Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menerjunkan sejumlah 1.263 personel gabungan untuk memastikan acara Zikir dan Doa Kebangsaan berlangsung dengan aman.

Masyarakat di sekitar Monumen Nasional juga dipastikan dapat melakukan mobilitas dengan normal tanpa terganggu keberlangsungan acara.