Cegah Judi Online dan Narkoba, KKN 09 Untag Banyuwangi Gandeng Tokoh Adat dan Ibu Pasraman untuk Perlindungan Anak
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Mindset
Banyuwangi, VIVA Mindset – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menggandeng tokoh adat, Ibu Pasraman, dan perangkat dusun dalam upaya memperkuat perlindungan anak melalui sosialisasi bahaya judi online, penyalahgunaan narkoba, serta peran orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak di Dusun Amerthasari, Desa Watukebo.
Kegiatan yang berlangsung pada 19 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Sosialisasi dikemas melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab agar peserta lebih mudah memahami berbagai persoalan yang kini dihadapi anak-anak dan remaja di era digital.
Ketua Kelompok KKN 09, Lutfi Abdurrahman H., mengatakan pemilihan Ibu Pasraman, tokoh adat, dan perangkat dusun sebagai peserta utama bukan tanpa alasan. Menurutnya, mereka merupakan figur yang dekat dengan masyarakat sekaligus memiliki peran strategis dalam menyampaikan kembali informasi kepada warga.
"Kelompok sasaran seperti Ibu Pasraman, tokoh adat, dan perangkat dusun dipilih karena mereka memiliki peran strategis sebagai figur yang dekat dan dipercaya oleh masyarakat. Dengan memberikan pemahaman kepada mereka, diharapkan informasi dapat diteruskan kembali kepada masyarakat secara lebih luas," ujarnya.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN memilih pendekatan yang persuasif dan komunikatif. Materi mengenai bahaya judi online dan penyalahgunaan narkoba disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana serta disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat sehingga peserta merasa nyaman untuk berdiskusi.
Cegah Judi Online dan Narkoba, KKN 09 Untag Banyuwangi Gandeng Tokoh Adat dan Ibu Pasraman untuk Perlindungan Anak
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Mindset
"Kami juga menghindari kesan menggurui sehingga peserta lebih terbuka dan menerima materi dengan baik," kata Lutfi.
Selain membahas ancaman judi online dan narkoba, sosialisasi juga menitikberatkan pada pentingnya peran orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak, terutama dalam penggunaan teknologi digital dan pergaulan sehari-hari. Isu tersebut menjadi topik yang paling banyak dibahas peserta dalam sesi diskusi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai perlindungan anak, bahaya penyalahgunaan narkoba, dan dampak judi online. Di sisi lain, penguatan peran orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak. Program sosialisasi ini memang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan anak, bahaya judi online dan narkoba, serta pentingnya peran orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.