Tuntaskan 6 Program Kerja, KKN 05 Untag Banyuwangi Dorong Digitalisasi, Pendidikan, dan Inovasi Lingkungan Desa Mangir

Tuntaskan 6 Program Kerja, KKN 05 Untag Banyuwangi Dorong Digitalisasi, Pendidikan, dan Inovasi Lingkungan Desa Mangir
Sumber :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Mindset

Banyuwangi, VIVA Mindset – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 05 Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi menuntaskan enam program kerja di Desa Mangir, Kabupaten Banyuwangi. Program yang dijalankan menyasar sejumlah sektor, mulai dari pelayanan informasi desa, pemberdayaan UMKM, legalitas usaha, pendidikan ramah anak, pengolahan limbah pertanian, hingga edukasi lingkungan.

img_title AISNU Jatim Perluas Program SABDA AI, Guru TK hingga SMP di Lamongan Dibekali Literasi Artificial Intelligence

Ketua KKN 05 Untag Banyuwangi, Deco Okta Diyuma, mengatakan seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi yang ditemukan selama proses observasi lapangan. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan bersifat seremonial, tetapi juga berupaya menghasilkan program yang dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir.

Salah satu program yang telah diselesaikan adalah pengadaan papan profil dan potensi Desa Mangir di Balai Desa Mangir. Papan tersebut memuat peta wilayah sekaligus informasi mengenai potensi desa agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat maupun pendatang.

img_title Duta Muda Sidoarjo 2026 Berikan Apresiasi kepada RSI Siti Hajar sebagai Official Medical Partner

Program ini bertujuan meningkatkan keterbukaan informasi publik, memperkuat pemetaan wilayah, serta membantu promosi potensi lokal Desa Mangir. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan survei dan pendataan sebelum menyusun informasi yang ditampilkan pada papan profil desa.

Selain penguatan informasi desa, mahasiswa KKN juga melaksanakan program UMKM Go Digital dengan mendatangi pelaku usaha secara langsung dari rumah ke rumah. Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memperluas pemasaran melalui media sosial, pembayaran digital, serta layanan pesan antar.

img_title Sekawan Bumi Foundation Salurkan Bantuan Air Bersih dan Gelar Aksi Asuh Pohon di Lereng Gunung Penanggungan

Tuntaskan 6 Program Kerja, KKN 05 Untag Banyuwangi Dorong Digitalisasi, Pendidikan, dan Inovasi Lingkungan Desa Mangir

Photo :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Mindset

Dari program tersebut, sebanyak enam UMKM memperoleh pendampingan. Empat UMKM mendapatkan bantuan pembuatan banner, satu UMKM dibantu membuat buku menu, sedangkan tiga UMKM mulai memanfaatkan layanan pesan antar.

Namun, proses digitalisasi tidak sepenuhnya berjalan tanpa tantangan. Sejumlah pelaku UMKM sempat menolak karena menganggap pemasaran secara konvensional dan jangkauan konsumen di sekitar desa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan usaha mereka.

Deco menjelaskan, tim tidak langsung memaksa pelaku usaha untuk menggunakan teknologi digital. Mahasiswa memilih melakukan pendekatan secara persuasif dan bertahap.

“Memang pada awal pelaksanaan program kami menemui beberapa pelaku UMKM yang beranggapan bahwa pemasaran secara konvensional sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan usaha mereka. Oleh karena itu, kami tidak langsung memaksa mereka untuk beralih ke digital,” ujar Deco.

Halaman Selanjutnya
img_title