3 SPPG Wongsorejo Lumpuh, Ribuan Paket Makanan Bergizi Gratis Menguap
- Created by AI
Banyuwangi, VIVA Mindset –Dihentikannya operasional 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Wongsorejo membuat ribuan penerima manfaat dari kalangan pelajar serta Bumil, Busui dan Balita (B3) tidak mendapatkan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian distribusi yang dilakukan sejumlah SPPG yang berada di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tersebut terjadi akibat sejumlah kendala.
Namun informasi yang paling santer dikalangan wali murid serta penerima manfaat lainnya, penyebab yang paling dominan akibat adanya keterlambatan pencairan dana operasional dari Pemerintah.
Peristiwa ini menjadi perbincangan serius di kalangan masyarakat wilayah Kecamatan Wongsorejo akibat tidak adanya transparasi terkait penyebab tidak terdistribusikannya ribuan MBG bagi penerima manfaat hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.
“Iya (betul tutup) mas,” ujar Kepala SPPG Sumberanyar, Ridho Wismandhana namun enggan menjawab lebih pertanyaan dari VIVA News terkait penyebab dihentikannya operasional distribusi SPPG.
“Benar kita sedang libur. Penyebab pasti kenapa kita libur, saya tidak tahu apa. Tapi kata Pak Saiful (Kepala SPPG Wongsorejo, Saiful Bahri) sedang reset akun karena tidak bisa melakukan order bahan makanan secara online,” tutur seorang sumber saat ditemui VIVA News di lokasi SPPG Wongsorejo kala Kepala SPPG Wongsorejo, Saiful Bahri sedang tidak di tempat.
Sikap kooperatif justru ditunjukan Kepala SPPG Alasrejo, Amma Dzaki yang memberikan informasi sebenarnya pada masyarakat luas terkait penyebab dihentikannya operasional distribusi MBG hingga hampir sepekan lalu.
“Dana banpernya belum cair mas,” ungkap singkat Kepala SPPG Alasrejo Ammar Dzaki saat dihubungi VIVA News.
Namun saat berita ini ditulis, SPPG Alasrejo tersebut telah kembali mendistribusikan MBG pada penerima manfaat berdasarkan pengakuan Kepala SPPG Alasrejo, Ammar Dzaki pada konfirmasi melalui sambungan pesat whatsapp.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, SPPG Sumbernyar menyalurkan sedikitnya 1.176 paket MBG pada ribuan siswa di 7 sekolah.
Sedangkan dalam kesehariannya, SPPG Wongsorejo wajib mendistribusikan 2.321 MBG pada 9 sekolah yang berada pada 10 titik.
“Untuk MTs Islamiyah memiliki 2 lokasi yang berbeda,” tandas seorang sumber di SPPG Wongsorejo kala dihubungu VIVA News.