Radar GCI Pertama Indonesia Resmi Dipasang, Perkuat Sistem Pertahanan Udara Nasional

Teknologi Radar Ground Control Interception (GCI) Generasi Pertama Indonesia
Sumber :
  • https://www.len.co.id/len-perkuat-kapabilitas-ground-control-interception-radar-untuk-mendukung-kesiapsiagaan-pertahanan-udara-nasional/

Militer, VIVA Mindset – Teknologi Radar Ground Control Interception (GCI) generasi pertama kini resmi dipasang di Indonesia sebagai sistem radar pertahanan udara yang canggih yang diperkenalkan oleh PT Len Industri dan dipasang di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Kamis, 16 Juli 2026.

img_title KSAD Jenderal Maruli Ungkap Warga Suku Dayak Diizinkan Mendaftar TNI

Radar Ground Control Interception (GCI) generasi pertama di Indonesia tersebut menjadi sebuah sistem radar yang dirancang untuk mendukung pengamanan dan pengawasan ruang udara nasional khususnya di wilayah perbatasan dan kawasan IKN.

Berdasarkan keterangan pers dari laman resmi PT Len Industri, peresmian radar GCI di Kalimantan tersebut menjadi bagian dari kegiatan company visit bersama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

img_title TNI Gelar Latgabma Super Garuda Shield 2026 Libatkan 21 Negara Mitra

Dalam kegiatan kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh jajaran Direksi PT Len Industri (Persero) dan PT Pefindo sebagai bentuk pengenalan kompetensi Len dalam pengembangan teknologi khususnya untuk teknologi pertahanan nasional.

Kunjungan kerja dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) turut menjadi bagian dari demonstrasi kompetensi dan kapabilitas teknologi pertahanan nasional yang sedang dikembangkan oleh PT Len Industri.

img_title Kemenhut Siapkan 1.000 Polhut dalam Penanganan Karhutla

Dalam kesempatan tersebut, PT Len Industri (Persero) memperkenalkan radar GCI dengan mengadopsi teknologi canggih dalam mendukung kemampuan air surveillance dan Ground Control Intercept.

“Sistem ini dirancang untuk menghadirkan pengawasan ruang udara yang lebih efektif, meningkatkan situational awareness secara komprehensif, serta memperkuat pengendalian operasi pertahanan udara melalui penyajian informasi yang cepat, akurat, dan terintegrasi,” tulis laman resmi len.co.id dalam keterangan persnya pada Kamis, 16 Juli 2026.

Kelebihan yang dimiliki oleh radar GCI terutama dari sisi kapabilitas, yakni memiliki kemampuan deteksi hingga radius 515 kilometer, update rate setiap 6 detik dalam memantau dinamika dan posisi target di udara, serta fast time to target dalam mendukung pengambilan keputusan operasional militer.

“Kelebihan radar pertahanan udara mutakhir ini ditunjukkan langsung oleh jajaran Direksi PT Len Industri (Persero) kepada publik saat menerima kunjungan kerja dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) di site Banjarbaru, Kalimantan Selatan,” tambahnya dilansir dari antaranews pada Jumat, 17 Juli 2026.

Sistem teknologi yang terintegrasi dalam radar GCI turut mengadopsi teknologi ‘stacked beam’ yang mampu mendongkrak efektivitas deteksi target udara pada berbagai kondisi baik saat cuaca ekstrem maupun saat terjadi gangguan elektronik lainnya.

Halaman Selanjutnya
img_title