Kandang Ayam Milik Warga Alasbuluh Ludes Terbakar Dilalap Si Jago Merah
- Created by AI
Banyuwangi, VIVA Mindset –Hembusan angin yang cukup kencang di wilayah Kecamatan Wongsorejo memicu terjadinya musibah kebakaran kandang ayam milik warga Desa Alasbuluh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 3.000.000,-.
Kepanikan langsung melanda warga Dusun Krajan 1, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sekira pukul 14.30 Wib, Rabu 22 Juli 2026.
Kandang ayam milik Muhammad Lutfiyanto tiba – tiba mengalami musibah kebakaran yang cukup besar.
Lokasinya berada tidak jauh dari pemukiman warga tersebut membuat upaya pemadaman dengan peralatan seadanya dilakukan secara cepat oleh warga sekitar.
“Tadi kejadiannya sekitar waktu Ashar. Pas saya lagi salat, ada yang teriak-teriak kalau kandang kebakaran. Habis salat langsung saya amankan sapi yang ada di kandang sebelah timurnya,” ujar korban kebakaran, Muhammad Lutfiyanto.
Sumber api sendiri diduga berasal dari sisa hasil pembakaran yang tidak jauh dari kandang ayam serta kandang sapi.
Kencangnya hembusan angin di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir diduga ikut memicu kobaran api.
“Kayaknya api sisa pembakaran sampah itu terbawa angin dan mengenai bahan yang mudah terbakar hingga memicu kebakaran,” tutur Muhammad Lutfi di lokasi kejadian.
Akibat musibah tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp 3.000.000 dan tidak ada korban luka dalam perisitiwa kebakaran ini.
“Masih beruntung satu kandang selamat dan rumah juga tidak sampai terbakar, meski dinding rumah sempat menghitam karena tersambar api. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang dengan gotong royong membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya,” kata warga Desa Alasbuluh ini.
Dalam kesempatan terpisah, Humas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Muammar Khadafi membenarkan peristiwa musibah kebakaran tersebut.
“Kami menerima laporan atas nama Dani. Sebanyak 7 personil gabungan dari Regu Brama 2, Regu Brama 1, serta jajaran Bidang Pemadaman dan Penyelamatan disiagakan dan tiba di lokasi pada pukul 15.01 Wib,” kata Humas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Muammar Khadafi.
Saat petugas tiba, tim Damkarmat Banyuwangi melakukan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak ada lagi sisa bara api tersembunyi yang bisa berpotensi memicu penyalaan ulang.