Indonesia Beli Rudal India Guna Kerja Sama di Bidang Pertahanan
- https://www.antaranews.com/berita/5639771/india-kerja-sama-rudal-dengan-ri-untuk-tingkatkan-kemandirian
Jakarta, VIVA Mindset – Memasuki babak baru dalam bidang pertahanan, Indonesia dan India perkuat kerja sama dengan fokus utama pada pengembangan serta pengadaan rudal BrahMos, rudal udara-ke-udara atau air to air, peningkatan operasional alutsista, dan sistem keamanan wilayah secara berkelanjutan.
Kerja sama tersebut disampaikan oleh PM Modi bersama Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraan di Ruang Kredensial Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026.
Sebelumnya, Indonesia telah membidik langkah akuisisi rudal BrahMos dalam beberapa tahun terakhir melalui kerja sama pengadaan hingga mencapai titik final pada pertengahan tahun 2026 ini dan diharapkan segera mencapai kesepakatan karena dinilai masuk tahap sangat maju.
Menurut Rudrendra Tandon, Indonesia dan India sebagai negara berkembang perlu untuk kolaborasi guna perkuat hubungan bilateral sekaligus mengimplementasikan Kemitraan Strategis Komprehensif untuk saling bantu terutama dalam memodernisasi sistem pertahanan dengan pengadaan dan pengembangan rudal.
Dalam hal ini, Rudrendra Tandon pun turut menuturkan bahwa kerja sama pertahanan untuk pengadaan senjata militer fokus pada kolaborasi, bukan kesepakatan komersial.
“Perjanjian komersial sebenarnya tidak dibahas di tingkat tertinggi. Hal-hal tersebut diserahkan kepada perusahaan masing-masing untuk diselesaikan. Namun, saya dapat memberi tahu bahwa ini adalah area kolaborasi yang penting, dan ada diskusi mendalam mengenai hal tersebut,” tegasnya.
Dari kerja sama tersebut, kolaborasi teknologi rudal menjadi bagian dalam membangun kemandirian serta meningkatkan kapabilitas pertahanan kedua negara dengan turut mengembangkan dan menguasai persenjataan secara mandiri.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Ace Hasan Syadzily turut mengungkap adanya kerja sama antara Indonesia dan India khususnya dalam industri pertahanan ini menjadi langkah dalam memperkuat industri pertahanan nasional dalam alih teknologi guna meningkatkan SDM.
“Kerja sama militer dengan India, saya kira itu merupakan langkah yang sangat baik dalam rangka memperkuat kerja sama industri pertahanan nasional dengan India,” ungkap Lemhanas Ace dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026, mengutip Antara News.
Lebih lanjut, rincian perjanjian komersial dalam kerja sama pertahanan Indonesia dan India, yakni BrahMos Aerospace bersama Kementerian Pertahanan RI untuk BrahMos, dan Bharat Dynamics Limited (BDL) bersama Republikorp untuk rudal udara-ke-udara.