PHK Massal di Perusahaan TikTok dan Tokopedia, Penasihat Khusus Presiden Prabowo Turun Tangan
- https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2026/07/02/1001258080.jpg.webp
Jakarta, VIVA Mindset – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Indonesia baru saja dilakukan oleh perusahaan ternama yaitu ByteDance (TikTok) dan Tokopedia.
Menanggapi hal tersebut, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Saiq Iqbal turun tangan untuk menindaklanjuti.
“Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan,” ujar Saiq Iqbal dalam keterangan pers pada Sabtu, 4 Juli 2026 yang dilansir dari antaranews.com.
Lebih lanjut, Saiq Iqbal menjelaskan bahwa pemerintah harus mendapatkan gambaran utuh terlebih dahulu tentang PHK massal oleh TikTok dan Tokopedia sebelum merumuskan kebijakan untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menurut Saiq Iqbal, industri ekonomi digital memang berbeda dengan industri manufaktur sehingga harus dikaji persoalan ketenagakerjaan dengan komprehensif
Dalam waktu dekat, pemerintah mengajak Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk bersama-sama melakukan pendalaman tentang PHK massal oleh TikTok dan Tokopedia.
Pemerintah juga berharap dapat segera bertemu para pekerja dan pihak perusahaan TikTok dan Tokopedia.
Sementara itu, TikTok dan Tokopedia terhitung pada Senin, 6 Juli 2026 belum memberikan keterangan terkait PHK massal yang baru saja terjadi.
Meskipun demikian, pemerintah akan membantu tindak lanjut dan mencari solusi dari PHK massal oleh TikTok dan Tokopedia untuk menjamin kehidupan para pekerja yang kehilangan pekerjaan.