Menko Polkam Kecam Aksi Penembakan terhadap Pilot AMA Air di Yahukimo Papua
- https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/451125-menko-polkam-mengutuk-keras-penembakan-pilot-ama-air-di-papua-tegaskan-keamanan-dan-pelayanan-publik-tetap-berjalan
Jakarta, VIVA Mindset – Insiden tragis terjadi hingga menewaskan pilot pesawat AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Gosselin dari aksi penembakan yang dilakukan oleh KKB di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Diketahui, pilot AMA Air yang berkewarganegaraan Amerika Serikat tersebut mendapat serangan mendadak dari KKB yang diidentifikasi oleh aparat sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Lebih lanjut, aksi sadis tersebut tak hanya menewaskan sang pilot saja, melainkan turut membakar armada pesawat hingga hangus di lokasi kejadian.
Dilansir dari Antara News, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026 pukul 06.05 WIT sesaat setelah pesawat lepas landas dari Bandara Wamena dan mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pukul 06.46 WIT.
Menanggapi hal tersebut, Menko Polkam turut buka suara hingga mengecam aksi sadis KKB tersebut karena dinilai dapat mencederai nilai-nilai kemanusiaan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat setempat.
“Saya mengutuk keras pembakaran pesawat dan tindakan keji terhadap pilot pesawat AMA yang diduga kuat dilakukan KKB,” tegas Menko Polkam, Djamari Chaniago dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026 mengutip Antara News.
Menko Polkam pun turut menuturkan bahwa aksi sadis tersebut perlu ditindak tegas karena telah merenggut nyawa dan menimbulkan ancaman terhadap keamanan di wilayah Papua.
Melalui hal ini, pemerintah turut melakukan langkah pengamanan dengan berkoordinasi bersama aparat yang bertugas dalam Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema.
“Keselamatan setiap warga negara, khususnya para petugas yang menjalankan misi pelayanan kemanusiaan merupakan prioritas negara,” ungkap Menko polkam.
Pemerintah pun turut mengoptimalkan penjagaan dengan menerjunkan personel di lapangan termasuk upaya evakuasi terhadap jenazah korban penembakan imbas aksi tersebut.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Inf Wirya Arthadiguna mengungkap bahwa operasi pengejaran dilakukan terhadap pelaku penembakan usai Koops Habena berhasil mengevakuasi jenazah pilot AS di lokasi penembakan.
“Hari ini operasi evakuasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan faktor keamanan dan ketelitian mengingat medan operasi berada di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” jelasnya.