Pasca Dua Orang Peserta Latsarmil KDMP-KNMP Meninggal, DPR Desak Kemhan Evaluasi Materi

Latsarmil Komcad Calon KDMP dan KNMP 2026
Sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/5619876/kemenhan-benarkan-dua-calon-pengelola-kdmp-knmp-meninggal-saat-latsarmil

Jakarta, VIVA Mindset – Viral di media sosial pada Senin, 22 Juni 2026 mengenai 2 peserta latsarmil KDMP-KNMP yang dikabarkan meninggal dunia kala mengikuti pelatihan.

img_title TNI AU Gelar Pelatihan Intelijen Guna Pertajam Kemampuan dan Profesionalisme Personel

Diketahui, 2 peserta latsarmil KDMP-KNMP yang dikabarkan meninggal dunia atas nama Anisa Muyassaroh dari Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan dan Yonanda Muhammad Taufiq dari Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.

Hal ini dibenarkan Kemhan dan dikonfirmasi resmi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekjen Kemhan Brigjen TNI, Rico Ricardo Sirait.

img_title TNI AU Terima Alutsista Baru Pesawat Angkut NC212i Buatan PTDI

“Peserta atas nama Anisa Muyassaroh yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026 dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan satuan sebelum dirujuk ke rumah sakit,” jelas Rico di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026 dikutip dari Antara News.

Rico menyebut, penyebab peserta latsarmil Anisa Muyassaroh meninggal dunia karena ‘heart stroke’ dan Yonanda Muhammad Taufiq mengalami henti jantung atau ‘cardiac arrest’ meski telah mendapatkan penanganan medis sebelumnya.

img_title Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan Guna Pengamanan Laga Piala Presiden 2026 di Bali

“Untuk Yonanda, sempat mengalami penurunan kondisi fisik pada 17 Juni 2026 dan kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat ‘cardiac arrest’ atau henti jantung,” terang Rico.

Merespons kejadian tersebut, pihak Kemhan kemudian akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan latsarmil guna pelaksanaan pendidikan latsarmil bagi calon pengelola KDMP-KNMP berjalan dengan aman tanpa menyebabkan korban kembali.

Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional akan mengambil langkah evaluasi dari aspek penyelenggaraan program dengan menyasar pada mekanisme seleksi yang ditinjau dengan standar fisik mumpuni, memperketat pengawasan medis selama latihan, perhatian pada peserta dengan kondisi khusus, dan mempercepat alur pelaporan dari Satdik ke tingkat pusat.

“Kami akan mengevaluasi mekanisme seleksi kesehatan, pengawasan medis, penanganan peserta dengan kondisi kesehatan khusus, serta sistem komunikasi dan pelaporan,” tambahnya.

Dari jajaran legislatif, Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin memberi tanggapan untuk pihak Kemhan terkait dengan perlunya perbaikan kualitas pelatihan, baik dari segi materi maupun pengecekan fisik dan kesehatan para peserta sebelum menjalani pelatihan di lapangan.

Halaman Selanjutnya
img_title