Rencana Optimalisasi Bandara Kertajati jadi MRO Pesawat Hercules dapat Dukungan Lintas Sektoral
- https://www.antaranews.com/berita/5589723/pemkab-majalengka-dukung-pengembangan-mro-di-bijb-kertajati
Jakarta, VIVA Mindset – Rencana optimalisasi Bandara Internasional Kertajati (BIJB) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menjadi bagian dari proyek strategis nasional sebagai pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat C-130/Hercules di kawasan Asia.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyebut rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum pasti untuk tenggat waktu dan kapan pembangunannya akan dimulai.
“Pada prinsipnya, pemerintah masih berada pada tahap perencanaan dan pematangan konsep terkait pengembangan ekosistem kedirgantaraan nasional di kawasan Kertajati, termasuk pengembangan fasilitas MRO untuk kebutuhan komersial maupun militer secara bertahap,” terang Karo Humas dan Infohan Setjen Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, dalam Antara News di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Dalam pembangunan dan pengorperasian MRO, nantinya turut melibatkan peran industri pertahanan dalam negeri.
Sebagai informasi, sebelumnya Kemhan RI melalui Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin mengadakan pertemuan dengan Menteri Perang Amerika Serikat, Pete Hegseth untuk menyampaikan rencana pembangunan pusat MRO pesawat Hercules di kawasan Asia.
Pertemuan yang berlangsung di Pentagon, Amerika Serikat tersebut didasari atas langkah strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak baik terhadap penguatan pertahanan Indonesia.
Kemudian tawaran Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin disampaikan kepada Presiden Prabowo dan Presiden memilih Bandara Kertajati untuk pusat lokasinya.
Menurut keterangan dari Karo Humas dan Infohan Setjen Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Bandara Kertajati memiliki ketersedian lahan yang luas dengan fasilitas pendukung pesawat yang sudah memadai.
“Langkah ini juga sejalan dengan upaya penguatan kemandirian industri pertahanan dan dukungan logistik penerbangan strategis nasional,” jelasnya.
Kemhan pun menegaskan realisasi proyek ini masih memerlukan koordinasi lintas sektoral untuk pemenuhan berbagai aspek teknis dan legalitas.
Meski begitu, pihak TNI AU memberikan dukungan penuh terhadap rencana optimalisasi Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules di kawasan Asia.
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkap pengembangan Bandara Kertajati menjadi MRO pesawat berdampak baik untuk industri pertahanan dan dirgantara dalam negeri.
Menurut KSAU, adanya MRO di Indonesia ini sejalan dengan kebutuhan strategis TNI AU untuk memiliki fasilitas pemeliharaan pesawat modern, efisien, dan industri pertahanan dalam negeri berkesempatan besar dalam pengembangan teknologi pertahanan dan penerbangan.