TNI Turun Tangan Berantas Begal, Kerahkan Batalyon Tempur

Polda Metro Jaya Dan Kodam Jaya dalam Keterangan Pers di Jakarta
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/442210-tni-turun-tangan-ikut-berantas-pelaku-begal-di-jakarta-libatkan-batalyon-tempur

Jakarta, VIVA Mindset – Menanggapi maraknya aksi kriminalitas jalanan terutama kasus pembegalan yang kerap meresahkan warga, TNI bersama Polda Metro Jaya mengambil langkah tegas dengan menurunkan personelnya ke lapangan.

img_title Presiden Prabowo Terima Panglima TNI dan Jajaran di Istana, Bahas Pembangunan dan Sinergi Pertahanan Daerah 3T

Langkah ini disampaikan langsung oleh Kapendam Jaya, Letkol Arh Noor Iskak dalam konferensi pers bersama pihak kepolisian di Polda Metro Jaya pada Jumat, 22 Mei 2026.

Fokus utama dalam kerjasama ini untuk menjaga situasi keamanan wilayah khususnya di DKI Jakarta serta menciptakan ketertiban di tengah masyarakat.

img_title Korpasgat TNI AU Gelar Latihan Militer Bersama dengan Pasukan Khusus Amerika

“Kami dari Kodam Jaya ingin menegaskan komitmen kami akan terus mendukung tugas-tugas dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan keamanan wilayah, menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapendam Jaya, Letkol Arh Noor Iskak di Jakarta dalam tvOnenews, Sabtu, 23 Mei 2026.

Kapendam Jaya, Letkol Arh Noor Iskak pun mengungkap pihaknya akan turut melibatkan satuan batalyon tempur dalam kegiatan patroli sebagai tanggung jawab bersama antar instansi dalam menanggapi isu keamanan lingkungan.

img_title Soroti Kekerasan Oknum TNI, GMNI Desak Militer Fokus Tugas Pertahanan Negara

“Nah, satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan kewilayahan, eh kodim, kami juga melibatkan satuan batalyon tempur untuk mem-backup dan menambah personel kegiatan patroli,” tambahnya.

Dengan pengerahan personel batalyon tempur di lapangan, hal ini akan menambah jumlah personel untuk kegiatan patroli malam maupun berkala demi memberikan rasa aman yang nyata, menekan ruang gerak pelaku kriminal, dan melindungi warga dari ancaman begal yang melibatkan kekerasan di jalanan.

“Kami memandang bahwa keamanan ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya adalah bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan dengan memaparkan kasus 3C, yakni tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor sepanjang Mei 2026 yang berhasil diungkap Polda Metro Jaya.

Berdasarkan laporan resmi kepolisian, sepanjang periode 1 Mei hingga 22 Mei 2026, Polda Metro Jaya beserta seluruh jajaran Polres di wilayah hukumnya telah berhasil mengungkap sebanyak 127 laporan polisi terkait tindak pidana 3C tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title