KRI Teluk Hading-538 dalam Misi Terakhir Pengabdian di NKRI
- https://www.tnial.mil.id/berita/91634/MISI-MULIA-DI-LAUT-KARIMUN-JAWA,-KRI-LEUSER-924-ANTAR-KRI-TELUK-HADING-538-KE-AKHIR-PENGABDIAN/
Makassar, VIVA Mindset – Dermaga Baru Kodaeral VI di Makassar pada Kamis, 16 April 2026 diselimuti oleh suasana khidmat dipimpin oleh Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., yang secara resmi melepas dan melakukan tradisi penghormatan terakhir bagi Eks KRI Teluk Hading-538.
“Selamat jalan, Eks Kapal Perang KRI Teluk Hading-538. Terima kasih atas darma baktimu. Jalesveva Jayamahe,” kata Komandan Kodaeral VI dalam keterangan resmi dilansir dari laman TNI AL, pada Kamis, 16 April 2026.
Tradisi pelepasan Eks KRI Teluk Hading-538 TNI AL tak hanya menjadi rangkaian acara seremonial, melainkan bentuk apresiasi tertinggi terhadap sebuah kapal perang ‘Sang Veteran Samudera’ yang selama puluhan tahun menjaga kedaulatan NKRI.
Sebagai kapal angkut tank, KRI Teluk Hading-538 memiliki rekam jejak yang luar biasa dengan ketangguhannya melintasi ribuan mil laut untuk berbagai operasi militer, misi kemanusiaan, serta pengangkutan logistik ke pelosok negeri.
Kini, kapal angkut tank kelas Frosch ini telah dinyatakan purna tugas dari jajaran alutsista TNI AL yang sejarah kegagahanya akan tercatat dalam tinta emas sejarah maritim Indonesia.
Dalam amanatnya, Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyatakan darma bakti Eks KRI Teluk Hading-538 belum benar-benar selesai karena disiapkan untuk mengemban tugas paling akhirnya, yakni menjadi sasaran tembak dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) TNI AL 2026.
Nantinya, Eks KRI Teluk Hading-538 akan ditarik oleh KRI Leuser-924 menuju lautan lepas dalam Latopslagab TNI AL 2026 sebagai upaya dalam menguji efektivitas dan kesiapan tempur alutsista serta mengasah profesionalisme para personel dalam melakukan penembakan senjata secara strategis.
KRI Leuser-924 akan menggandeng KRI Teluk Hading-538 dengan melakukan towing secara mendalam melibatkan pemasangan tali gandeng yang sangat kuat dan dilaksanakan secara cermat, terkoordinasi melalui komunikasi efektif antar personel.
Dalam momen heroik ini, Komandan Kodaeral VI didampingi pula oleh jajaran pejabat teras Kodaeral VI, antara lain Wadan Kodaeral VI Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Selano, S.E., M.Pd., M.Han., Para Pejabat Utama (PJU) Kodaeral VI, Dansatlinlamil-3, Para Kadis/Kasatker Kodaeral VI, Para Staf Inspektorat Kodaeral VI, dan Para Ahli Poksahli Kodaeral VI, serta tim merpluq Kodaeral VI.