Polri dan FBI Bongkar Jaringan Phising Global Beraset Miliaran Rupiah

Konferensi pers operasi pembongkaran jaringan phishing global Polri dan FBI
Sumber :
  • https://id.usembassy.gov/id/amerika-serikat-dan-indonesia-membongkar-jaringan-phishing-global/

Jakarta, VIVA Mindset – Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim, berhasil mengungkap jaringan phising berskala global dan berkolaborasi bersama Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI).

img_title Polda Bali Ungkap Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bali

Kolaborasi penyelidikan siber ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan menargetkan pengembang phising terkenal ‘W3LL’ dan berujung pada operasi pembongkaran jaringan phising global yang canggih.

“Ini bukan sekadar phising – ini adalah platform kejahatan siber yang lengkap. Dan kami akan terus bekerja sama dengan mitra penegak hukum dalam dan luar negeri, menggunakan semua alat yang tersedia untuk melindungi masyarakat,” kata Kepala Agen Khusus FBI Atlanta, Marlo Graham dilansir dari keterangan resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta, pada Kamis, 23 April 2026.

img_title Polda Jatim Ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan 185 Ton Gula Senilai Rp3 Miliar

Dari operasi ini tersangka pengembang yang diidentifikasi sebagai G.L., oleh Polri berhasil diamankan, serta surat pelaksanaan perintah penggeledahan, berujung pada penyitaan aset dan perangkat keras yang berisi bukti terkait ribuan target di seluruh dunia.

Dittipidsiber Bareskrim Polri menyatakan kasus penjualan phising tools dengan perangkat lunak untuk memfasilitasi tindakan ilegal, didapati korban mencapai 34 ribu secara global.

img_title Polri Sebut Kasus Karhutla Melibatkan Pihak Asing serta Selidiki Puluhan Korporasi

Infrastruktur tersebut didukung sebuah pasar daring terkenal W3LLSTORE, di mana antara 2019 dan 2023 melalui VPS yang berada di Dubai dan Moldova, pusat perdagangan ini berhasil memfasilitasi lebih dari 25.000 akun penjualan uang diretas dan akses sistem tanpa izin.

Hanya pada periode Januari 2023 hingga April 2024 perangkat phising ini digunakan untuk menargetkan lebih dari 17.000 korban yang terkonfirmasi mengalami peretasan termasuk keberhasilan script phising tools yang melewati pengamanan berlapis atau Multi-Factor Authentication (MFA).

Hasil analisis 157 korban menunjukkan 53 persen berasal dari Amerika Serikat, sementara 47 persen lainnya berasal dari negara di seluruh dunia.

Totalnya, pengembang perangkat phising W3LL memfasilitasi pencurian ribuan kredensial akun dan menimbulkan kerugian global dari transaksi senilai lebih dari 20 juta dollar AS (sekitar Rp350 miliar).

“Keberhasilan operasi ini berkat kerja sama yang terkoordinasi antara penyidik siber dari FBI Atlanta, Bareskrim Polri, dan Kepolisian Nusa Tenggara Timur (Kupang),” ujar Perwakilan FBI Robert Lafferty dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Rabu, 22 April 2026, dikutip dari laman Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Halaman Selanjutnya
img_title