Kebijakan Terbaru Rekrutmen Akpol 2026, Polri Tegaskan Hanya Satu Jalur
- https://penerimaan.polri.go.id/galeri/90
Jakarta, VIVA Mindset – Rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026 untuk seluruh proses seleksi hanya melalui satu jalur resmi, yakni jalur reguler.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari pimpinan Polri untuk memastikan bahwa seluruh peserta seleksi dapat mengikuti prosedur yang sama tanpa pengecualian.
“Rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler,” tutur kepala divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa, 7 April 2026, mengutip tvone news.
Penegasan ini menjadi langkah yang bijak dalam menjamin transparansi dan keadilan kepada seluruh calon taruna dan taruni untuk lolos seleksi murni yang dilandaskan pada kemampuan dan kompetensi.
Terapkan Prinsip BETAH
Dalam proses seleksi Akpol tahun 2026, proses rekrutmen berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Hal ini menjadi salah satu pedoman untuk seleksi yang lebih objektif, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, hingga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Kebijakan rekrutmen satu jalur ini menjadi upaya Polri untuk terus meningkatkan integritas hingga mendapatkan calon taruna dan taruni berkualitas sesuai dengan kompetensinya.
Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga menegaskan bahwa tidak akan ada kuota khusus hingga menghimbau untuk waspadai segala praktik penipuan atau percaloan dalam proses rekrutmen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Fenomena penipuan atau percaloan dalam rekrutmen Akpol kerap muncul tiap tahun. Oleh karena itu, calon peserta maupun keluarga harus lebih waspada karena setiap informasi seleksi mengacu pada informasi resmi melalui situs web atau media sosial resmi Polri.
Masyarakat juga diminta untuk waspada pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau melalui jalur belakang karena segala bentuk tawaran jalur khusus adalah penipuan.
Polri pun menegaskan bahwa untuk masuk Akpol tidak dipungut biaya alias gratis dan apabila ada oknum anggota Polri yang terlibat, akan ditindak tegas melalui mekanisme disiplin dan kode etik. Namun, apabila pihak sipil maka akan diproses secara pidana.
Rekrutmen Akpol 2026 selain menjadi bagian dari reformasi institusi juga menjadi investasi SDM jangka panjang untuk mencetak calon perwira yang profesional, berintegritas, dan siap menjadi pimpinan Polri masa depan.