AS Pindahkan Pasukan ke Teluk Persiapan Konflik Iran
- https://www.aljazeera.com/news/2026/3/25/war-on-iran-what-troops-is-the-us-moving-to-the-gulf
Amerika Serikat, VIVA Mindset – Militer AS mulai pindahkan ribuan pasukan dan aset ke Teluk Persia pada Kamis, 26 Maret 2026, siapkan potensi operasi militer lawan Iran, dilansir dari Al Jazeera, sebagai respons ancaman rudal Teheran dan ketegangan nuklir yang memanas, dengan Pentagon konfirmasi deployment USS Abraham Lincoln dan skuadron F-35 ke Bahrain serta Arab Saudi.
Jenderal Michael Kurilla, Komandan CENTCOM, mengonfirmasi langkah tersebut dilansir dari Al Jazeera.
"Pemindahan pasukan ini perkuat deterrence regional; Iran jangan salah hitung respons AS atas provokasi rudal dan drone," katanya.
Ia tambahkan sekitar 5.000 tentara tambahan plus kapal induk dan destroyer Aegis pindah ke Teluk untuk lindungi sekutu seperti Israel dan negara Teluk.
Kapten Sarah Ruiz, juru bicara Pentagon, soroti detail deployment melalui pernyataannya yang dikutip Al Jazeera.
"Aset ini termasuk baterai Patriot dan drone MQ-9 Reaper; tujuannya stabilkan Teluk bukan provokasi, tapi Iran terus uji batas dengan serangan proksi Houthi dan Hizbullah," tegasnya.
Sementara itu, Iran klaim deployment AS "agresi terbuka" dan ancam tutup Selat Hormuz.
Deployment ini bagian strategi Biden revisi postur militer Teluk hadapi program nuklir Iran yang kini 90 persen uranium pengayaan.
Komandan IRGC Hossein Salami anggota inti meski sanksi AS.
Hingga kini, belum ada konfirmasi skala penuh atau timeline operasi.