Tips Membangun Hubungan yang Kuat antara Ibu dan Anak
- https://www.pexels.com/id-id/foto/cinta-kasih-rasa-sayang-orang-orang-6849558/
Parenting, VIVA Mindset – Menjadi seorang ibu baru tentu tidak mudah. Ada banyak sekali hal yang harus dipelajari, terutama dalam membangun hubungan yang kuat atau bonding.
1000 hari kehidupan adalah salah satu momen yang tepat untuk menciptakan bonding antara ibu, ayah, dan anak.
Menciptakan momen hangat dengan anak tentu tidak sesulit yang dibayangkan. Sebab, kamu dan pasangan bisa memulainya dari kegiatan sehari-hari.
Ciptakan koneksi dengan cara yang mudah
Melansir NHS, momen hangat bisa dilakukan setiap hari, dimulai pada hari pertama kehidupan si kecil. Misalnya, seperti mengganti popok, memeluk, mengajaknya berkomunikasi, bercanda, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Meski belum bisa memberikan respons yang sama saat ayah dan ibu mengajak komunikasi, tapi bayi sudah merasakan adanya kedekatan dengan orang tua mereka.
Momen tatap mata, saling senyum, membalas ocehan bayi, tentu akan sangat bermanfaat bagi memori si kecil sehingga dapat menciptakan hubungan yang kuat dengan orang tua, terutama ibu, yang lebih banyak menghabiskan waktu berdua di rumah.
Momen-momen lain yang membantu bayi membentuk koneksi otak yang sehat yakni disentuh, dielus, digendong, diberi makan, dipeluk, dan dihibur.
Pentingnya komunikasi dengan si kecil
Jangan anggap remeh komunikasi awal antara orang tua dan si kecil. Sebab, otak bayi memiliki 100 miliar sel otak saat lahir. Akan tetapi, tidak banyak koneksi di antara sel-sel tersebut.
Nah, cara untuk menghubungkan koneksi tersebut adalah melalui kasih sayang, perhatian, hingga kedekatan.
Membangun hubungan dengan bayi bisa membantu mereka tumbuh menjadi anak-anak yang bahagia dan sehat. Hal ini juga membantu mereka mengelola emosi, mengembangkan kepercayaan diri, dan mempelajari hal-hal baru.
Tips memperkuat hubungan dengan anak
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk memperkuat hubungan dengan si kecil.
- Jika mereka menangis, cobalah bayangkan apa yang mereka pikirkan, lalu peluk dan hibur mereka.
- Saat mereka mengulurkan tangan ke arahmu, segera pegang mereka. Kontak kulit ke kulit tentunya sangat penting untuk sering dilakukan.