Sleep Training Penting Nggak, Sih? Ini Fakta dan Manfaatnya

Manfaat sleep training pada anak.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-cinta-kasih-rasa-sayang-3933069/

Parenting, VIVA Mindset – Sebagai orang tua, ada banyak sekali hal yang perlu kamu pelajari. Kamu dan pasangan harus bisa membuat rutinitas harian sehingga kegiatan sehari-hari bisa terlaksana dengan baik.

 

Salah satu rutinitas yang mungkin masih jarang dilakukan oleh banyak orang tua adalah sleep training. Singkatnya, sleep training merupakan kegiatan mengajari anak bisa mandiri dengan tidur sendiri.

 

Melansir NPR, sleep training dianggap bisa bermanfaat bagi orang tua untuk bisa memiliki waktu istirahat yang lebih baik. Sebab, saat sudah memiliki jadwal yang terstruktur. Saat waktunya tidur, ia akan tidur dengan sendirinya.

 

Sleep training tidak bisa dilakukan begitu saja. Perlu waktu dan konsistensi sampai anak bisa benar-benar paham akan jam tidur. Biasanya, banyak orang tua meninggalkan bayinya yang sudah terlihat mengantuk di kamarnya sendiri, lalu diamkan hingga si kecil berhasil terlelap.

 

Apakah sleep training aman?

 

Jawabannya iya. Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman Poppins. Akan tetapi, perlu diperjelas juga bahwa kondisi tersebut akan aman bila dilakukan sesuai dengan perkembangan bayi, hingga tidak membahayakan kesehatan emosionalnya.

 

Sebuah studi longitudinal selama lima tahun oleh Price et. al. (2012), menunjukkan bahwa bayi yang dilatih tidur memiliki kesehatan emosional, keterikatan yang aman dengan hal di sekitarnya, hingga penyesuaian diri yang sama baiknya dengan bayi yang tidak dilatih tidur bahkan bertahun-tahun kemudian.

 

Saat awal-awal sleep training, bayi pasti akan menangis karena belum terbiasa tidur sendiri. Nah, di sini peran orang tua yang perlu konsisten menerapkan kebiasaan baru ini.

 

Menangis tidak selalu diartikan sebagai trauma

 

Menurut Poppins, menangis selama sleep training merupakan sebuah penyesuaian, bukan trauma atau ketakutan. Bayi yang biasanya digendong atau disusui hingga tertidur tentu butuh penyesuaian saat diminta untuk tidur sendiri.

 

Hal yang perlu diyakini para orang tua dalam melakukan sleep training pada anak adalah, percaya bahwa ia dalam keadaan aman. Sebab, selama proses berlangsung, tentu awalnya kamu akan sering mengecek keadaan si kecil.

 

Tidak perlu khawatir untuk melakukan sleep training. Sebab, tidur yang berkualitas tentu sangat diperlukan si kecil untuk masa pertumbuhannya, hingga kondisi emosionalnya.