Mengenal Ms. Rachel dan Metode Viralnya dalam Membantu Speech Delay Anak

Sosok Ms. Rachel yang Viral di TikTok
Sumber :
  • https://x.com/TheShadeRoom/status/2084467649929412618?s=20

Parenting, VIVA Mindset – Nama Ms. Rachel kembali ramai diperbincangkan di TikTok, bukan hanya karena kelucuan gaya mengajarnya yang khas, tetapi juga karena kisah di balik lahirnya metode pengajaran tersebut. Sosok bernama asli Rachel Griffin Accurso ini diketahui menciptakan seluruh materi belajarnya berdasarkan pengalaman pribadinya mendampingi anak laki-lakinya yang mengalami speech delay atau keterlambatan bicara, sebuah perjalanan yang kini justru membantu jutaan anak lain di seluruh dunia.

Berawal dari Perjuangan Anaknya Sendiri

Menurut laman en.wikipedia.org, Rachel mulai membuat kontennya pada 2019 setelah kesulitan menemukan tayangan yang benar-benar sesuai untuk anak laki-lakinya yang saat itu belum mengucapkan kata pertamanya hingga usia dua tahun. Ia yang memegang gelar master di bidang pendidikan musik sekaligus pendidikan anak usia dini, akhirnya memutuskan untuk merancang sendiri materi belajar yang ia butuhkan, alih-alih terus mencari tayangan siap pakai yang ternyata tidak pernah benar-benar ada di pasaran.

Menciptakan Channel Sendiri karena Tak Ada Referensi yang Pas

Berdasarkan laman upworthy.com, Rachel akhirnya menggandeng sang suami, komposer Broadway Aron Accurso, untuk mewujudkan idenya menjadi sebuah tayangan bernama Songs for Littles. Seluruh video awalnya direkam sederhana di depan layar hijau pada apartemen kecil milik keduanya. Dalam sebuah wawancara dengan Today, Rachel mengaku banyak hal yang ia ajarkan lewat videonya sebenarnya adalah hal-hal yang ia harap sudah ia ketahui lebih awal saat mendampingi anaknya sendiri.

Teknik Penekanan Suku Kata dan Kata Kunci

Dilansir dari globalspeechtherapy.com, salah satu teknik andalan Ms. Rachel adalah menekankan kata-kata kunci dan suku kata penting dalam setiap kalimat yang ia ucapkan, sehingga anak-anak dapat lebih mudah menangkap dan menirukan bunyi tersebut. Ia juga kerap melakukan close-up pada gerakan mulutnya saat mengucapkan kosakata baru, sebuah teknik yang memudahkan anak mengamati bentuk mulut yang tepat untuk melafalkan sebuah kata, sesuatu yang sulit dilakukan lewat interaksi tatap muka biasa yang berlangsung terlalu cepat.

Nada Bicara Khas Ala Parentese