Kuwu - Gelar yang Memudar

Kuwu Hormat Salakaria
Sumber :
  • A.R FAUZI

Jadi, dapat disimpulkan Kuwu Aris itu adalah ketua perkumpulan para kuwu yang berkoordinasi dengan wadana mungkin setingkat Camat pada saat sekarang. Konsep Kuwu Aris di wilayah Kecamatan Sukadana sebenarnya sudah ada sejak zaman klasik, yaitu pada sekitar abad ke-18 pada saat dusun cariu masih berstatus Desa dengan kuwunya Eyang Candradirana merupakan koordinator di wilayah sekitar Desa Cariu yang sering melaksanakan seba ke Kabupaten Rancah. Dan disaat ini konsep kuwu aris masih dipakai yaitu dengan sebutan ketua APDESI.

Di Kecamatan Sukadana misalnya, ketuanya ialah Edi Mulyana, dan fakta menariknya Edi Mulyana adalah Kuwu Desa Salakaria Kecamatan Sukadana yang merupakan keturunan langsung Kuwu Aris Raksadinata.

Sekitar di abad ke-20 ini sebutan kuwu, berganti istilah menjadi Kepala Desa, tidak diketahui apa dasarnya dan bagaimana itu bisa berubah yang jelas istilah ini berubah dalam aturan pemerintah saja, karena di masyarakat istilah ini kurang dipakai, mungkin karena terlalu panjang.

Jika menilik dari struktur bahasa dan sejarah akan lebih pas jika seorang pemimpin desa disebut dengan kuwu jika dirunut dari atas, seorang pemimpin kabupaten disebut Bupati bukan Kepala Kabupaten, seorang pemimpin kecamatan disebut Camat bukan Kepala Kecamatan, maka akan terasa lebih bagus jika pemimpin desa disebut Kuwu bukan Kepala Desa.

Selain istilahnya yang sederhana juga mengingat istilah tersebut sudah melekat di hati masyarakat hingga saat ini. “Pa kuwu bintang mah kamana-mana teh sok na kuda” ujar Tar’i (92) masyarakat Desa Sukadana.

Penulis: Ahmad Rizky Fauzi

Tim Pegiat Sejarah Sukadana