Dari Indonesia ke Dunia, Perjalanan Game Lokal

Dari Indonesia ke Dunia, Perjalanan Game Lokal
Sumber :
  • https://store.steampowered.com/app/1201270/A_Space_for_the_Unbound/

Gaya Hidup, VIVA Mindset –Industri game Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional. Sejumlah karya lokal berhasil menarik perhatian pemain global melalui cerita yang kuat, desain visual khas, dan pengalaman bermain yang berbeda. Contohnya adalah A Space for the Unbound dan Coffee Talk, dua game yang menunjukkan bahwa produk buatan Indonesia tidak harus mengandalkan anggaran besar untuk menawarkan pengalaman berkualitas.

Keberhasilan tersebut tidak muncul secara kebetulan. Pengembang perlu memahami kebutuhan pemain, membangun identitas produk, menjaga kualitas teknis, dan memasarkan game melalui saluran distribusi yang tepat.

Cerita Lokal Menjadi Daya Tarik Global

A Space for the Unbound dikembangkan oleh Mojiken dan diterbitkan bersama Toge Productions serta Cube Game. Game petualangan ini dirilis pada 19 Januari 2023.

Menurut halaman resminya di Steam, permainan tersebut mengangkat kisah dua remaja di Indonesia pada akhir 1990-an. Pemain menjelajahi kota kecil, berinteraksi dengan penduduk, dan mengikuti cerita yang membahas hubungan, kecemasan, serta pergulatan emosional.

Latar yang dekat dengan kehidupan Indonesia menjadi salah satu pembeda. Lingkungan sekolah, suasana kota, dan detail kehidupan sehari-hari memberi pengalaman yang tidak selalu ditemukan dalam game internasional.

Pelajaran pentingnya adalah budaya lokal dapat menjadi kekuatan kreatif. Pengembang tidak harus meniru tren luar negeri jika memiliki cerita yang menarik dan disampaikan dengan baik.

Coffee Talk Membuktikan Kekuatan Konsep Sederhana

Contoh lain datang dari Coffee Talk, game besutan Toge Productions yang dirilis pada 29 Januari 2020.

Permainan ini menggabungkan simulasi meracik kopi dan novel visual. Pemain berperan sebagai barista yang mendengarkan cerita pelanggan, termasuk berbagai karakter fantasi di sebuah kafe.

Alih-alih mengutamakan pertempuran atau dunia tiga dimensi yang luas, game ini menonjolkan dialog, musik, ilustrasi, dan suasana. Konsep sederhana tersebut menunjukkan bahwa kualitas pengalaman tidak selalu ditentukan oleh kompleksitas teknologi.

Hal ini menjadi peluang bagi studio independen. Tim kecil dapat memusatkan sumber daya pada penulisan cerita, desain karakter, musik, dan mekanisme permainan yang sesuai dengan target audiens.