Rangkaian Karnaval Desa Bajulmati Ditutup Aksi Spektakuler Sound Horeg

Parade Sound horeg Desa Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset

Banyuwangi, VIVA Mindset –Sound horeg show yang digelar di Desa Bajulmati mampu menghiptonis warga untuk larut dalam dentuman musik khas sound horeg. Malahan sejumlah warga nekat berjajar di tepi jalan sejak siang hingga malam hari.

 

Deretan ratusan warga di sepanjang jalan ini tetap tidak bergulir kendati waktu semakin hari semakin malam. Minggu, 23 Agustus 2026.

 

Mereka merupakan warga Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang sedang menanti iring – iringan sound horeg yang akan melintas di depan mereka.

 

Dengan menggelar alas tempat duduk serta ditambah kudapan ringan seolah sedang tamasya, ratusan warga ini telah bertahan sejak siang hingga malam hari.

 

Dan benar saja, saat dentuman musik khas sound horeg semakin mendekat langsung mengubah posisi mereka.

 

Yang semula hanya duduk pasrah di tepi jalan sambil ngemil kudapan yang disengaja dibawa dari rumah, mereka langsung berdiri dan ikut menari.

 

“Seolah reflek, saat musik semakin dekat langsung saja berdiri dan ikut menari bersama para dancer dari sound horeg ini,” ujar seorang warga Desa Bajulmati, Bayu Andri.

 

“Tidak tahu juga nih, biasanya saya juga tidak sekonyol ini tapi lihat banyak teman yang ikut menari, yaa saya ikutan juga,” tutur warga Desa Bajulmati lainnya, Frendy.

 

“Pas joget seperti ini, saya jadi lupa umur kalau sudah bukan remaja lagi. Anggap saja liburan dan refreshing otak sambil dengarkan musik sound horeg,” kata warga Desa Bajulmati lainnya. Harianto.

 

Ajakan dari Master of Ceremony (MC) sound horeg semakin menambah semarak suasana seolah lupa dengan lelah yang harus berjajar di tepi jalan sejak sore sebelumnya.

 

Deretan dancer yang tepat berada di belakang rangkaian sound sistem semakin menambah kemeriahan dalam karnaval Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

 

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa (Kades) Bajulmati Achmad Thoha mendukung dihelatnya sound horeg tersebut karena sudah menjadi keinginan masyarakat secara luas.

 

“Saya sebagai Kepala Desa hanya bisa pasrah saat banyak warga yang menghadap saya terkait sound horeg. Saya hanya berpesan agar tetap kondusif karena karnaval ini untuk sebuah perayaan kebahagian. Jadi semua pihak harus bahagia dan tidak perlu ada masalah,” tandas Kades Bajulmati, Achmad Thoha.